Aku bukanlah siapa-siapa..
dulu aku suka dibully dan mengebully seseorang..
aku hanya manusia biasa yang berharap suatu hari nanti aku bisa menjadi penulis sesungguhnya..
ada yang bilang kepadaku, jika karangan cerita yang aku buat itu tidak menarik dan dia bilang cerita temannya lah yang tak lain temanku juga yang paling bagus, bahkan tidak ada yang bisa mengalahkan tulisannya..
tapi aku masih lebih baik dari pada temannya dia, karna aku berani mempubliskannya ke dunia maya, sedangkan emannya itu hanya dibaca oleh teman-temannya, entah dapat kritik ataupun tidak..
yang aku sebalkan dia hanya bisa mengkritik tapi tidak bisa berkarya..
sku memang bukan siapa-siapa jika dibandingkan dengan dia yang berotak pintar, selalu mendapat peringkat dikelas, sedangkan aku, aku hanya manusia yang bodoh yang berharap kalau impiannya menjadi penulis bisa terwujud..
apa salah seseorang yang bodoh itu mempunyai impian?
apa hanya orang yang pintar mempunyai impian?
aku yakin semua orang tidak ada yang bodoh, seseorang yang pintar tidak akan selamanya pintar, sedangkan orang bodoh tidaklah selamanya bodoh, bahkan tanpa sepengetahuannya orang bodoh itu kelak akan menjadi sukses dari orang pintar tersebut..
jangan pernah meremehkan seseorang hanya karna kebodohannya, karna sejujurnya orang bodh bisa lebih berguna dan berkarya dari orang yang merasa dirinya paling pintar..
Dulu aku tidak tau apa yang ingin aku kejar, tapi hari demi hari aku mengetahui kalau aku harus mengejar impianku itu bagaimana pun caranya..
tidak hanya berharap, tapi keyakinan yang ada pada diri sendiri itulah kunci utamanya...
Aku hanya manusia biasa, hidupku dipenuhi dengan warna-warni cinta boyband korea. aku sangat menyukai bahkan aku sangat mencintai wonkyu, taoris dan huntao. aku sangat mengshipperin mereka, kalau aku boleh berharap aku ingin mereka REAL... aku senang menulis, menulis hasil karyaku sendiri, karna aku ingin sekali menjadi penulis novel..
Senin, 22 Desember 2014
Minggu, 06 Juli 2014
Revenge His Brother 2
Tittle: Revenge His
Brother 2
Author : Wonkyu Taoris
Cash Cho Kyuhyun
Choi Siwon
and other
Choi Siwon
and other
Genre : Horror, mystery,
incest
Summary: Kenapa semua ini terjadi? Apa maksudnya semua ini? Apa salahku? Hidupku yang tenang sekarang berubah dalam sekejap setelah kedatangannya. Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak ingin mati. Tapi kepada siapa yang minta pertolongan?
Summary: Kenapa semua ini terjadi? Apa maksudnya semua ini? Apa salahku? Hidupku yang tenang sekarang berubah dalam sekejap setelah kedatangannya. Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak ingin mati. Tapi kepada siapa yang minta pertolongan?
.
.
.
Cash yang ada disini
bukanlah milikku, aku hanya meminjam namanya, maaf kalau ada typo karna aku
hanyalah author abal yang mencoba berkarya hasilku sendiri, tanpa ada niat
untuk memplagiat.
Ini karyaku,apa karyamu??
Ini karyaku,apa karyamu??
.
.
.
.
.
Disebuah rumah di tengah-tengah hutan yang luas. Jika
dilihat dari jauh rumah itu seperti tak berpenghuni, walaupun rumah itu sangat
indah dan besar, tapi semua orang tidak ada yang tau apa yang ada didalam rumah
tersebut.
“Bagaimana sekolah pertamamu, choi siwon?” Tanya seseorang
“hmm…biasa saja”jawab siwon
“apa kau sudah menemukan ‘dia’ ?” Tanya orang itu
“sudah appa”ucap siwon
“lalu apa yang akan kau perbuat terhadap dongsaeng kandungmu itu?” Tanyanya lagi
“bukankah appa sudah mengetahuinya, aku akan menghancurkan hidupnya” jawab siwon datar
“itu baru anakku”kata orang itu
“hmm…tentu saja buat apa aku memberikan hidupku untuk raja seorang iblis seperti anda jika bukan untuk menghancurkan seseorang, Choi seunghyun”ucap siwon
“appa, bangga kepadamu, apa kau perlu bantuan appa?”Tanya orang itu aka seunghyun
“ani, nanti saja jika aku memang sangat membutuhkan bantuan appa”kata siwon
“baiklah, lebih baik kau istirahat saja sekarang”perinta seunghyun
“apa appa tidak memerlukan tubuh manusia?”Tanya siwon
“untuk saat ini appa tidak membutuhkan, sudah cepat kau istirahat”perintah seunghyun
“ok, baiklah, wonnie istirahat dulu”ucap siwon bangun dari duduknya, sebelum meninggalkan ruangan keluarga, siwon menyempatkan diri untuk mencium kedua pipi appanya, setelah itu langsung meninggalkan tempat tersebut dan memasuki kamarnya.
“aku pasti akan membalas dendamku kepada kalian”ucap siwin sambil bersmirk.
[FLASHBACK]
“Bagaimana sekolah pertamamu, choi siwon?” Tanya seseorang
“hmm…biasa saja”jawab siwon
“apa kau sudah menemukan ‘dia’ ?” Tanya orang itu
“sudah appa”ucap siwon
“lalu apa yang akan kau perbuat terhadap dongsaeng kandungmu itu?” Tanyanya lagi
“bukankah appa sudah mengetahuinya, aku akan menghancurkan hidupnya” jawab siwon datar
“itu baru anakku”kata orang itu
“hmm…tentu saja buat apa aku memberikan hidupku untuk raja seorang iblis seperti anda jika bukan untuk menghancurkan seseorang, Choi seunghyun”ucap siwon
“appa, bangga kepadamu, apa kau perlu bantuan appa?”Tanya orang itu aka seunghyun
“ani, nanti saja jika aku memang sangat membutuhkan bantuan appa”kata siwon
“baiklah, lebih baik kau istirahat saja sekarang”perinta seunghyun
“apa appa tidak memerlukan tubuh manusia?”Tanya siwon
“untuk saat ini appa tidak membutuhkan, sudah cepat kau istirahat”perintah seunghyun
“ok, baiklah, wonnie istirahat dulu”ucap siwon bangun dari duduknya, sebelum meninggalkan ruangan keluarga, siwon menyempatkan diri untuk mencium kedua pipi appanya, setelah itu langsung meninggalkan tempat tersebut dan memasuki kamarnya.
“aku pasti akan membalas dendamku kepada kalian”ucap siwin sambil bersmirk.
[FLASHBACK]
“hikss…appa hentikan, ini bukan salah wonnie”ucap seorang
anak kecil berumur 5 tahun sambil menangis
“bukan salahmu? Lalu siapa yang melakukannya CHO SIWON” teriak sang appa
“mianhae..hikss..mianhae appa..tapi ini bukan salah wonnie” tangis siwon
“KAU INI ANAK PEMBAWA SIAL, KAU TAU ITU KAN,AHH?Teriak appa
“hikss..wonnie bukan anak pembawa sial..hikss..kata umma wonnie bukan anak sial..”kata demi kata terus siwon kecil lontarkan, berharap sang appa yang sangat dia cintai sedikit luluh
PLAKK..
Terdengar suara tamparan yang sangat keras yang dilakukan sang appa untuk anak sulungnya.
“kalau kau bukan anak pembawa sial, kenapa kau membunuh ummamu,ahh?”Tanya sang appa setelah menampar pipi anaknya.
“hikss…bukan wonnie yang membunuh umma, hikss…umma meninggal karna kecelakaan appa”ucap siwon sambil memegangi pipinya yang terasa sangat perih.
“tapi secara tidak langsung kau lah penyebabnya, seharusnya kau yang mati bukan ummamu, kau taukan kyunie masih kecil, dia masih membutuhkan sosok ibu, seharusnya kau membiarkan tubuhmu yang tertabrak mobil itu”kiatanya
“hiks..kenapa appa? Kenapa selalu kyunie? Kapan appa akan menyayangi wonnie, seperti appa menyayangi kyunie? KAPAN APPA AKAN MELIHAT WONNIE?” Teriak siwon
“kau..KAU BERANI TERIAK KEPADAKU,ahh? CEPAT KAU PERGI DARI SINI, AKU TIDAK BUTUH ANAK SEPERTIMU”Teriak sang appa murka dan langsung menarik tangan siwon keluar rumah.
“jangan pernah kau berani menginjakkan kakimu, kecuali kau balik dalam keadaan tak bernyawa”desis sang appa aka kangin dan langsung menutup pintu rumahnya.
“hiks..umma wonnie takut”tangis siwon dan melangkahkan kakinya meinggalkan rumahnya disaat hujan turun dengan deras.
siwon kecil tidak tau dia harus pergi kemana, dia sangat kedinginan yang sangat dia butuhkan adalah ummanya, tapi ummanya telah pergi jauh untuk selama-lamanya, ummanya yang sangat menyayanginya, hanya ummanya yang dia punya, hanya ummanya yang menyayanginya.
siwon terus berjalan tanpa arah, tak terasa dia berjalan didekat hutan yang sangat terlarang. Tiba-tiba siwon merasa tidak terguyur air hujan yang sangat dingin, dia mendangakkan wajahnya, dan melihat seseorang yang sedang memayunginya.
“hei anak kecil, apa kau di usir oleh appamu yang sangat kejam itu?”Tanya orang itu
“hikss..ne, kenapa paman bisa tau?”Tanya siwon
“ah, perkenalkan nama paman Choi Seunghyun, kau Cho Siwon kan?” Tanya orang itu akan seunghyun
“…”siwon hanya diam, sambil melihat wajah seunghyun, dia penasaran dan takut karna orang itu mengetahui namanya.
“kau tidak usah takut, paman bukan orang jahat. Paman bisa membantumu”ucap seunghyun sambil mensejajarkan tubuhnya dengan siwon dan memeluknya.
“membantu wonnie?”Tanya siwon dan tanpa siwon sadari, siwon membalas pelukan seunghyun
“ne, paman akan membantu membalaskan dendam kepada appamu”jawab seunghyun
“balas dendam?”Tanya siwon lagi
“kau harus balas dendam, apa yang telah appamu lakukan terhadap dirimu wonnie”ucap seunghyun
“bagaimana caranya?”Tanya siwon
“tunggu kau dewasa, dan kau baru bisa membalaskan dendammu terhadap appamu, melalui dongsaengmu” jawab seunghyun sambil bersmirk
“maksud paman kyunie? Tapi kyunie tidak jahat sama wonnie “ucap siwon
“dia jahat wonnie, karna dia kau jadi di benci appamu”ucap seunghyun sambil mengendong tubuh siwon
“jinjja? Kalau begitu kyunie jahat?”Tanya siwon
“ne, tentu saja dia jahat, apa wonnie menyayangi kyunie?”Tanya seunghyun
“wonnie tidak menyayangi kyuni, wonnie benci kyunie, karna kyunie jahat sama wonnie”ucap siwon
“kalau begitu apa wonnie mau membalas dendam?”Tanya seunghyun
“tentu saja wonnie mau”ucap siwon sambil tersenyum
“baiklah, tapi ada syaratnya”kata seunghyun
“syarat apa?”Tanya siwon
“wonnie harus menyerahkan diri wonnie terhadap iblis dan membuat perjanjian terhadapnya, apa wonnie mau?”Tanya seunghyun
“iblis? Apa iblis ada?”Tanya siwon balik
“tentu saja ada wonnie, dan raja iblis itu sendiri adalah paman”ucap seunghyun
“jinjja? Hwa..paman hebat jadi raja”ucap siwon
“tentu saja, jadi apa wonnie mau?”Tanya seunghyun
“tentu saja wonnie mau”jawab siwon
“kalau begitu mulai sekarang wonnie jangan memanggil paman, tapi wonnie harus memanggil appa”ucap seunghyun.
“appa? Baiklah wonnie mau memanggil appa” kata siwon
“skarang kita pulang, apa wonnie sudah mengantuk?”Tanya seunghyun
“ne, wonnie sudah ngantuk”ucap siwon
“kalau begitu tidurlah dipundak appa”ucap seunghyun
“ne appa”jawab siwon sambil memeluk leher seunghyun dan membenamkan wajahnya di pundak seunghyun
“akhirnya aku menemukan penerusku”batin seunghyun
“bukan salahmu? Lalu siapa yang melakukannya CHO SIWON” teriak sang appa
“mianhae..hikss..mianhae appa..tapi ini bukan salah wonnie” tangis siwon
“KAU INI ANAK PEMBAWA SIAL, KAU TAU ITU KAN,AHH?Teriak appa
“hikss..wonnie bukan anak pembawa sial..hikss..kata umma wonnie bukan anak sial..”kata demi kata terus siwon kecil lontarkan, berharap sang appa yang sangat dia cintai sedikit luluh
PLAKK..
Terdengar suara tamparan yang sangat keras yang dilakukan sang appa untuk anak sulungnya.
“kalau kau bukan anak pembawa sial, kenapa kau membunuh ummamu,ahh?”Tanya sang appa setelah menampar pipi anaknya.
“hikss…bukan wonnie yang membunuh umma, hikss…umma meninggal karna kecelakaan appa”ucap siwon sambil memegangi pipinya yang terasa sangat perih.
“tapi secara tidak langsung kau lah penyebabnya, seharusnya kau yang mati bukan ummamu, kau taukan kyunie masih kecil, dia masih membutuhkan sosok ibu, seharusnya kau membiarkan tubuhmu yang tertabrak mobil itu”kiatanya
“hiks..kenapa appa? Kenapa selalu kyunie? Kapan appa akan menyayangi wonnie, seperti appa menyayangi kyunie? KAPAN APPA AKAN MELIHAT WONNIE?” Teriak siwon
“kau..KAU BERANI TERIAK KEPADAKU,ahh? CEPAT KAU PERGI DARI SINI, AKU TIDAK BUTUH ANAK SEPERTIMU”Teriak sang appa murka dan langsung menarik tangan siwon keluar rumah.
“jangan pernah kau berani menginjakkan kakimu, kecuali kau balik dalam keadaan tak bernyawa”desis sang appa aka kangin dan langsung menutup pintu rumahnya.
“hiks..umma wonnie takut”tangis siwon dan melangkahkan kakinya meinggalkan rumahnya disaat hujan turun dengan deras.
siwon kecil tidak tau dia harus pergi kemana, dia sangat kedinginan yang sangat dia butuhkan adalah ummanya, tapi ummanya telah pergi jauh untuk selama-lamanya, ummanya yang sangat menyayanginya, hanya ummanya yang dia punya, hanya ummanya yang menyayanginya.
siwon terus berjalan tanpa arah, tak terasa dia berjalan didekat hutan yang sangat terlarang. Tiba-tiba siwon merasa tidak terguyur air hujan yang sangat dingin, dia mendangakkan wajahnya, dan melihat seseorang yang sedang memayunginya.
“hei anak kecil, apa kau di usir oleh appamu yang sangat kejam itu?”Tanya orang itu
“hikss..ne, kenapa paman bisa tau?”Tanya siwon
“ah, perkenalkan nama paman Choi Seunghyun, kau Cho Siwon kan?” Tanya orang itu akan seunghyun
“…”siwon hanya diam, sambil melihat wajah seunghyun, dia penasaran dan takut karna orang itu mengetahui namanya.
“kau tidak usah takut, paman bukan orang jahat. Paman bisa membantumu”ucap seunghyun sambil mensejajarkan tubuhnya dengan siwon dan memeluknya.
“membantu wonnie?”Tanya siwon dan tanpa siwon sadari, siwon membalas pelukan seunghyun
“ne, paman akan membantu membalaskan dendam kepada appamu”jawab seunghyun
“balas dendam?”Tanya siwon lagi
“kau harus balas dendam, apa yang telah appamu lakukan terhadap dirimu wonnie”ucap seunghyun
“bagaimana caranya?”Tanya siwon
“tunggu kau dewasa, dan kau baru bisa membalaskan dendammu terhadap appamu, melalui dongsaengmu” jawab seunghyun sambil bersmirk
“maksud paman kyunie? Tapi kyunie tidak jahat sama wonnie “ucap siwon
“dia jahat wonnie, karna dia kau jadi di benci appamu”ucap seunghyun sambil mengendong tubuh siwon
“jinjja? Kalau begitu kyunie jahat?”Tanya siwon
“ne, tentu saja dia jahat, apa wonnie menyayangi kyunie?”Tanya seunghyun
“wonnie tidak menyayangi kyuni, wonnie benci kyunie, karna kyunie jahat sama wonnie”ucap siwon
“kalau begitu apa wonnie mau membalas dendam?”Tanya seunghyun
“tentu saja wonnie mau”ucap siwon sambil tersenyum
“baiklah, tapi ada syaratnya”kata seunghyun
“syarat apa?”Tanya siwon
“wonnie harus menyerahkan diri wonnie terhadap iblis dan membuat perjanjian terhadapnya, apa wonnie mau?”Tanya seunghyun
“iblis? Apa iblis ada?”Tanya siwon balik
“tentu saja ada wonnie, dan raja iblis itu sendiri adalah paman”ucap seunghyun
“jinjja? Hwa..paman hebat jadi raja”ucap siwon
“tentu saja, jadi apa wonnie mau?”Tanya seunghyun
“tentu saja wonnie mau”jawab siwon
“kalau begitu mulai sekarang wonnie jangan memanggil paman, tapi wonnie harus memanggil appa”ucap seunghyun.
“appa? Baiklah wonnie mau memanggil appa” kata siwon
“skarang kita pulang, apa wonnie sudah mengantuk?”Tanya seunghyun
“ne, wonnie sudah ngantuk”ucap siwon
“kalau begitu tidurlah dipundak appa”ucap seunghyun
“ne appa”jawab siwon sambil memeluk leher seunghyun dan membenamkan wajahnya di pundak seunghyun
“akhirnya aku menemukan penerusku”batin seunghyun
[FLASHBACK END]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~Wonkyu
Taoris~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“aku masih bingung, sebenarnya dia siapa? Kenapa dia selalu
bisa membaca pikiranku? Atau memang dia bisa membaca pikiran seseorang?
Aishh..Choi Siwon kau itu siapa sih sebenarnya? Gertu kyuhyun didalam kamarnya.
Tok..Tok..Tok..
Terdengar suara pintu kamarnya yang di ketuk oleh seseorang
“kyu, apa kau sudah pulang saying? “Tanya orang itu yang mengetuk pintu kamar kyuhyun
“appa..ne..kyunie sudah pulang appa, appa masuk saja”teriak kyuhyun dari dalam kamarnya
setelah mendengar suara teriakan anaknya, kangin langsung membuka pintu kamar anaknya dan memasukinya.
“anak appa sedang apa,eoh?”Tanya kangin setelah duduk ditepi kasur kyuhyun
“kyunie hanya sedang bermalas-malas dikamar”jawab kyuhyun
“aigo..anak appa ternya pemalas yah?”goda kangin
“yak..appa..kyunie bukan anak yang pemalas”kesal kyuhyun sambil mempoutkan bibirnya.
“ne..ne..anak appa bukan anak yang pemalas, jadi apa ada yang menarik disekolahmu?” Tanya kangin
“tidak ada, hmm.. tapi tadi ada anak baru di keas kyunie”jawab kyuhyun
“anak baru? Seperti apa anak baru itu?” Tanya kangin
“dia namja yang sangat sombong, dan misterius” jawab kyuhyun
“misterius bagaimana?”Tanya kangin
“apa kyunie bicara ke appa saja kalau dia bisa membaca pikiran kyunie yah?”batin kyuhyun
“kyu..kau baik-baik sajakan?”Tanya kangin khawatir
“ahh..ne, mian appa, maksud kyunie namja itu sangat pendiam makanya dia agak misterius”jawab kyuhyun
“bukankah kau juga pendiam kalau dikelas,hmm?”Tanya kangin
“aishh..tapi dia lebih parah appa, dia itu namja yang super-super nyebelin, sombong, sok ganteng”gerutu kyuhyun
“hahaha…awas, nanti kau malah jatuh cinta kepadnya”goda kangin
“mwo? Yak..appa..kyunie tidak akan jatuh cinta sama manusia aneh itu”kesal kyuhyun
“beda ucapan beda dihati loh kyunie”goda kangin
“aishh..appa nyebelin”kesal kyuhyun sambil memukul kangin dengan bantal
“hahaha…ne, mianhae change, jadi siapa nama namja itu, hmm?”Tanya kangin setelah kyuhyun berhenti memukulinya
“namanya Choi Siwon”jawab kyuhyun
“Choi Siwon?”Tanya kangin lagi
“ne, appa namanya Choi Siwon, tapi namanya mirip dengan mendiang hyung kyunie yah appa?”Tanya kyuhyun
“ne, mungkin hanya namanya yang sama, walaupun marganya beda”jawab kangin
“tentu saja beda appa, kalau hyungnya kyunie masih ada, pasti hyungnya kyunie tidak seperti manusia yang aneh itu”ucap kyuhyun
“ne, yasudah kyunie tidur, kau pasti capek dengan kegiatan sekolahmua”ucap kangin
“ne, appa” ucap kyuhyun sambil mencium kedua pipi kangin
“ne”ucap kangin dan membalas ciuman kyuhyun dikedua pipinya dan langsung keluar dari kamar anaknya.
setelah kangin keluar dari kamar anaknya, kangin memasuki ruang kerjanya dan mengambil salah satu foto yang ada disina.
wonnie, maafkan appa, appa menyesal mengusirmu dari rumah, seandainya kau masih hidup, appa akan mencarimu dan membawamu kerumah”ucap kangin sambil menangis dan memeluk foto anaknya.
Tok..Tok..Tok..
Terdengar suara pintu kamarnya yang di ketuk oleh seseorang
“kyu, apa kau sudah pulang saying? “Tanya orang itu yang mengetuk pintu kamar kyuhyun
“appa..ne..kyunie sudah pulang appa, appa masuk saja”teriak kyuhyun dari dalam kamarnya
setelah mendengar suara teriakan anaknya, kangin langsung membuka pintu kamar anaknya dan memasukinya.
“anak appa sedang apa,eoh?”Tanya kangin setelah duduk ditepi kasur kyuhyun
“kyunie hanya sedang bermalas-malas dikamar”jawab kyuhyun
“aigo..anak appa ternya pemalas yah?”goda kangin
“yak..appa..kyunie bukan anak yang pemalas”kesal kyuhyun sambil mempoutkan bibirnya.
“ne..ne..anak appa bukan anak yang pemalas, jadi apa ada yang menarik disekolahmu?” Tanya kangin
“tidak ada, hmm.. tapi tadi ada anak baru di keas kyunie”jawab kyuhyun
“anak baru? Seperti apa anak baru itu?” Tanya kangin
“dia namja yang sangat sombong, dan misterius” jawab kyuhyun
“misterius bagaimana?”Tanya kangin
“apa kyunie bicara ke appa saja kalau dia bisa membaca pikiran kyunie yah?”batin kyuhyun
“kyu..kau baik-baik sajakan?”Tanya kangin khawatir
“ahh..ne, mian appa, maksud kyunie namja itu sangat pendiam makanya dia agak misterius”jawab kyuhyun
“bukankah kau juga pendiam kalau dikelas,hmm?”Tanya kangin
“aishh..tapi dia lebih parah appa, dia itu namja yang super-super nyebelin, sombong, sok ganteng”gerutu kyuhyun
“hahaha…awas, nanti kau malah jatuh cinta kepadnya”goda kangin
“mwo? Yak..appa..kyunie tidak akan jatuh cinta sama manusia aneh itu”kesal kyuhyun
“beda ucapan beda dihati loh kyunie”goda kangin
“aishh..appa nyebelin”kesal kyuhyun sambil memukul kangin dengan bantal
“hahaha…ne, mianhae change, jadi siapa nama namja itu, hmm?”Tanya kangin setelah kyuhyun berhenti memukulinya
“namanya Choi Siwon”jawab kyuhyun
“Choi Siwon?”Tanya kangin lagi
“ne, appa namanya Choi Siwon, tapi namanya mirip dengan mendiang hyung kyunie yah appa?”Tanya kyuhyun
“ne, mungkin hanya namanya yang sama, walaupun marganya beda”jawab kangin
“tentu saja beda appa, kalau hyungnya kyunie masih ada, pasti hyungnya kyunie tidak seperti manusia yang aneh itu”ucap kyuhyun
“ne, yasudah kyunie tidur, kau pasti capek dengan kegiatan sekolahmua”ucap kangin
“ne, appa” ucap kyuhyun sambil mencium kedua pipi kangin
“ne”ucap kangin dan membalas ciuman kyuhyun dikedua pipinya dan langsung keluar dari kamar anaknya.
setelah kangin keluar dari kamar anaknya, kangin memasuki ruang kerjanya dan mengambil salah satu foto yang ada disina.
wonnie, maafkan appa, appa menyesal mengusirmu dari rumah, seandainya kau masih hidup, appa akan mencarimu dan membawamu kerumah”ucap kangin sambil menangis dan memeluk foto anaknya.
.
.
.
.
.
.
.
TBCRevenge His Brother
Tittle: Revenge His
Brother
Author : Wonkyu Taoris
Cash Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Choi Siwon
Genre : Horror, mystery,
incest
Summary: Kenapa semua ini terjadi? Apa maksudnya semua ini? Apa salahku? Hidupku yang tenang sekarang berubah dalam sekejap setelah kedatangannya. Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak ingin mati. Tapi kepada siapa yang minta pertolongan?
Summary: Kenapa semua ini terjadi? Apa maksudnya semua ini? Apa salahku? Hidupku yang tenang sekarang berubah dalam sekejap setelah kedatangannya. Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak ingin mati. Tapi kepada siapa yang minta pertolongan?
.
.
.
Cash yang ada disini
bukanlah milikku, aku hanya meminjam namanya, maaf kalau ada typo karna aku
hanyalah author abal yang mencoba berkarya hasilku sendiri, tanpa ada niat
untuk memplagiat.
Ini karyaku,apa karyamu??
Ini karyaku,apa karyamu??
.
.
.
.
.
~Cho Kyuhyun POV~
Namaku Cho Kyuhyun, aku mahasiswa disalah satu inha
university, universitas unggulan dikorea, hari ini seperti biasa aku memasuki
kuliahku, sebenarnya tak ada yang istimewah di universitas ini, aku namja yang
cukup tampan, yah walaupun menurut kedua orang tuaku aku ini manis bahkan
teman-temanku sering bilang kalau aku cantik, aishh…mereka buta apa kalau aku
ini namja, namja tu tampan bukan manis dan cantik..
“Hai kyu”sapa seseorang.
dia adalah temanku, dia bernama kim kibum
“hmm” aku hanya membalas sekenanya saja, itulah sifatku.
aku dan kibum berjalan kearah kelas kami, walaupun sebenarnya dia temanku ada yang tidak aku suka darinya, yaitu dia merebut seseorang yang sangat aku cintai yang kini telah resmi menjadi kekasihnya, sebenarnya bukan salah kibum juga, karna kibum tidak mengetahui perasaan ku kepada dia. Kalian mau tau siapa namanya? Namanya adalah Shim Changmin ketua club basket di kampus ini. Dia sahabatku dari kecil, tapi dia hanya menganggapku hanya sebatas sahabat atau dongsaengnya tidak lebih, lagipula changmin juga tidak tau perasaanku kepadanya, tapi seharusnya dari awal aku tidak memperkenalkan kibum dan changmin dari awal. Apakah aku egois? Tentu saja tidak, karna berkat aku changmin bisa berpacaran dengan sang kekasih hati. Sebenarnya changmin sering cerita kepadaku, kalau dia mencintai seseorang, yang aku kira adalah diriku, ketika aku memperkenalkan kibum sebagai temanku, dia terlihat sangat senang, ketika kibum berpamitan pulang, changmin langsung memelukku, aku sangat senang dia memelukku, walau itu bukan pertama kali dia memelukku, tapi aku sangat senang dipeluk olehnya, tapi ternyata dugaanku salah karna ketika changmin memelukku dia bilang terima kasih karna telah memperkenalkannya dengan sang pujaan hati. Saat itu pula hatiku sakit, aku merasa hancur, karna orang yang sangat aku cinta tidak mencintaiku, yah cintaku bertepuk sebelah tangan sudah dari awal.
“Hai kyu”sapa seseorang.
dia adalah temanku, dia bernama kim kibum
“hmm” aku hanya membalas sekenanya saja, itulah sifatku.
aku dan kibum berjalan kearah kelas kami, walaupun sebenarnya dia temanku ada yang tidak aku suka darinya, yaitu dia merebut seseorang yang sangat aku cintai yang kini telah resmi menjadi kekasihnya, sebenarnya bukan salah kibum juga, karna kibum tidak mengetahui perasaan ku kepada dia. Kalian mau tau siapa namanya? Namanya adalah Shim Changmin ketua club basket di kampus ini. Dia sahabatku dari kecil, tapi dia hanya menganggapku hanya sebatas sahabat atau dongsaengnya tidak lebih, lagipula changmin juga tidak tau perasaanku kepadanya, tapi seharusnya dari awal aku tidak memperkenalkan kibum dan changmin dari awal. Apakah aku egois? Tentu saja tidak, karna berkat aku changmin bisa berpacaran dengan sang kekasih hati. Sebenarnya changmin sering cerita kepadaku, kalau dia mencintai seseorang, yang aku kira adalah diriku, ketika aku memperkenalkan kibum sebagai temanku, dia terlihat sangat senang, ketika kibum berpamitan pulang, changmin langsung memelukku, aku sangat senang dia memelukku, walau itu bukan pertama kali dia memelukku, tapi aku sangat senang dipeluk olehnya, tapi ternyata dugaanku salah karna ketika changmin memelukku dia bilang terima kasih karna telah memperkenalkannya dengan sang pujaan hati. Saat itu pula hatiku sakit, aku merasa hancur, karna orang yang sangat aku cinta tidak mencintaiku, yah cintaku bertepuk sebelah tangan sudah dari awal.
~ Kyuhyun POV END~
~Normal~
“kyu, kudengar akan ada murid baru hari ini” ucap kibum
“jinjja?” tan ya kyuhyun tanpa mengalihkan pandangannya dari buku.
“ne, dan dia seorang namja dan yang aku dengar dia pindahan dari Amerika”jawab kibum
“oh, dan aku tidak tertarik”ucapku
“hahh..kau ini kenapa selalu dingin sekali”kata kibum
“hmm..lalu aku harus mengucapkan apa kim kibum?” Tanya kyuhyun
“terserah kau saja”ucap kibum sambil kembali keaktifitasnya.
Terlihat seorang namja yang memasuki kelas, dan seorang namja yang mengikutinya dari arah belakang, dia adalah Mr. Lee dan anak baru itu, semua murid yang ada dikelas sana langsung terpesona oleh murid baru itu, wajah yang tampan, tubuh yang berotot, dia begitu mempesona.
“Good morning”sapa Mr. Lee
“Morning Mr” Jawab anak-anak
“hari ini kalian kedatangan murid baru, nah sekarang kau boleh memperkenalkan dirimu” Ucap Mr. Lee
“hmm.. Choi siwon imnida” ucap siwon memperkenalkan dirinya.
“sudah?” Tanya Mr. Lee
“..” tak ada balasan dari siwon, siwon hanya menganggukan kepalanya.
“baiklah, apa ada yang ingin bertanya?” Tanya Mr. Lee
semua murid hanya diam, mungkin masih shock dengan cara siwon memperkenalkan dirinya.
“sombong sekali”batin seseorang
“sama saja bohong mempunyai wajah tampan, tapi sifatnya sombong”batin seseorang lagi
“cihh..dia pikir dia siapa? Gayanya sombong sekali”batin seseoarng lagi
siwon yang melihat reaksi dari teman-teman barunya hanya bersmirk setelah mengetahui isi pikiran semua murid yang ada disini.
“ok, baiklah, siwon kau boleh duduk bersama cho kyuhyun”
kyuhyun yang hanya melihat keluar jendela tanpa melihat wajah anak baru yang menurutnya sangat menyebalkan itu, sontak langsung menolehkan kepalanya kedepan setelah namaya dipanggil.
“Cho kyuhyun silahkan angkat tanganmu”perintah Mr. Lee
kyuhyun hanya menganggkat tangannya dengan malas. Siwon yang melihat namja itu menganggkat tangannya segera berjalan kerarah bangkunya.
“cihh…kenapa dia harus duduk denganku”batin kyuhyun
“aku hanya disuruh Mr. Lee untuk duduk denganmu”jawab siwon sambil melihat kearah depan
“ka-kau bisa baca pikiranku?”Tanya kyuhyun kaget
“hmm..begitulah”jawab siwon
“itu tidak mungkin”batin kyuhyun
“tidak ada yang tidak mungkin cho kyuhyun”ucap siwon
“kau…SIAPA KAU SEBENARNYA?” Teriak kyuhyun
semua murid yang ada disana langsung menolehkan kepalanya kearah kyuhyun bahkan Mr. Lee
“Cho kyuhyun silahkan keluar kalau ingin berisik”ucap tajam Mr. Lee
“Mian Mr” ucap kyuhyun sambil mendudukkan dirinya di kursinya.
“baiklah kita lanjutkan pelajaran kita”ucap Mr. Lee
[SKIP]
“Kyu..kau ada aa tadi?” Tanya kibum
“….” Kyuhyun hanya diam sambil melihat makanan yang ada didepannya
“hei..kyu kau dengar ku kan?” Tanya kibum lagi
“ah, mian hyung, wae?”Tanya kyuhyun
“hahh..tadi kau kenapa?”Tanya kibum lagi
“hanya sedang memikirkan sesuatu”jawab kyuhyun
“apa kau yakin?”Tanya kibum
“ne, kenapa sejak kau pacaran dengan changmin jadi cerewet sekali sih?” kesal kyuhyun
“a-apa maksudmu kyu?”Tanya kibum
“aku lebih suka kau yang pendiam dari pada kau yang cerewet hyung” ucap kyuhyun
“jadi kau masalah dengan sifatku yang sekarang?”Tanya kibum
“astaga kibum, ne kau ini cerewet sekali, mana kibum sih prince ice itu ah?”kesal kyuhyun sambil meninggalkan kantin
“apa aku salah?”batin kibum
setelah kyuhyun meninggalkan kantin, dia menuju keatap sekolah, tempat favoritnya.
“hahh…kenapa aku jadi marah-marah sendiri sama kibum, apa aku salah?” batin kyuhyun sambil menidurkan dirinya diatap sekolah.
“kau tidak salah, yang salah perasaanmu”ucap seseorang.
kyuhyun yang sedang memejamkan matanya, reflex langsung membuka kedua matanya dan bangun untuk melihat siapa yang mengucapkan itu.
“ka-kau…siapa kau sebenarnya? Kenapa kau selalu bisa membaca pikiranku?”teriak kyuhyun setelah melihat siapa yang berani mengganggunya.
“aku choi siwon”ucap orang itu
“bukan itu yang ingin aku tanyakan”kesal kyuhyun
“suatu hari nanti kau akan tau siapa aku cho kyuhyun”ucap siwon
kyuhyun hanya diam tanpa berniat mengucapkan apapun sampai lelaki itu menghilang dari alik pintu.
“siapa dia sebenarnya? Kenapa dia selalu tau apa yang sedang aku pikirkan?”gumam kyuhyun
“….” Kyuhyun hanya diam sambil melihat makanan yang ada didepannya
“hei..kyu kau dengar ku kan?” Tanya kibum lagi
“ah, mian hyung, wae?”Tanya kyuhyun
“hahh..tadi kau kenapa?”Tanya kibum lagi
“hanya sedang memikirkan sesuatu”jawab kyuhyun
“apa kau yakin?”Tanya kibum
“ne, kenapa sejak kau pacaran dengan changmin jadi cerewet sekali sih?” kesal kyuhyun
“a-apa maksudmu kyu?”Tanya kibum
“aku lebih suka kau yang pendiam dari pada kau yang cerewet hyung” ucap kyuhyun
“jadi kau masalah dengan sifatku yang sekarang?”Tanya kibum
“astaga kibum, ne kau ini cerewet sekali, mana kibum sih prince ice itu ah?”kesal kyuhyun sambil meninggalkan kantin
“apa aku salah?”batin kibum
setelah kyuhyun meninggalkan kantin, dia menuju keatap sekolah, tempat favoritnya.
“hahh…kenapa aku jadi marah-marah sendiri sama kibum, apa aku salah?” batin kyuhyun sambil menidurkan dirinya diatap sekolah.
“kau tidak salah, yang salah perasaanmu”ucap seseorang.
kyuhyun yang sedang memejamkan matanya, reflex langsung membuka kedua matanya dan bangun untuk melihat siapa yang mengucapkan itu.
“ka-kau…siapa kau sebenarnya? Kenapa kau selalu bisa membaca pikiranku?”teriak kyuhyun setelah melihat siapa yang berani mengganggunya.
“aku choi siwon”ucap orang itu
“bukan itu yang ingin aku tanyakan”kesal kyuhyun
“suatu hari nanti kau akan tau siapa aku cho kyuhyun”ucap siwon
kyuhyun hanya diam tanpa berniat mengucapkan apapun sampai lelaki itu menghilang dari alik pintu.
“siapa dia sebenarnya? Kenapa dia selalu tau apa yang sedang aku pikirkan?”gumam kyuhyun
Siapakah siwon sebenarnya?
ada hubungan apa siwon antara kyuhyun?
oke..
ada hubungan apa siwon antara kyuhyun?
oke..
…..TBC…
Selasa, 29 April 2014
Reveng 1
Cash Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Lee Donghae
And Other
Summary: Bagaimana nasib seorang anak kecil melihar kedua orang tuanya dibunuh di depan matamu sendiri disaan kau masih berumur 5 tahun? takutkan? dendam kah?
Cash yang ada disini bukanlah milikku, aku hanya meminjam namanya, maaf kalau ada typo karna aku hanyalah author abal yang mencoba berkarya hasilku sendiri, tanpa ada niat untuk memplagiat.
Ini karyaku,apa karyamu??
Terlihat seorang anak berusia 5 tahun sedang meringgkuk ketakutan di dalam lemari, dia menyaksikan bagaimana kedua orang tuanya dibunuh didepan matanya, dia hanya bisa melihat dari sela-sela lemari.
"A..apa maumu Cho hanggeng? tanya tuan choi aka choi seunghyun
"mauku? aku ingin membunuhu, besarta keluargamu"jawab santai hangeng
"ke..keparat kau cho hangeng..uhuukk.."desis choi seunghyun sambil memuntah darah
"hahaha...itu lah aku Choi seunghyun, oh iya, dimana putramu itu?tanya hangeng
"ti..tidak akan pernah aku memberitahukan dimana dia"ucap terbata seunghyun
"baiklah, tenang saja aku tidak akan membunuh anakmu, aku baikkan? aku hanya akan membunuhnya secara perlahan, sepertinya aku sudah tak bisa berlama-lama disini, lagipula istrimu tercinta sudah mati terlebih dahulu, dan sekarang giliran kau menyusul istrimu..." Jeda hangeng
"Selamat tinggal Choi Seunghyun"
DORR...
Terdengar suara tembakan dari rumah pengusaha korea terkenal itu untuk yang keberapa kalinya.
"sekarang kita pergi" ucap datar hangeng
"baik, tapi bagaimana dengan anaknya tuan" tanya salah satu anak buahnya
"itu tidak penting, dia hanya anak kecil, sekarang kita pergi"perintah hangeng sambil keluar dari rumah keluarga choi
"baik tuan"jawab anak buahnya.
Setelah kepergian hangeng dan anak buahnya, terlihat seorang anak kecil keluar dari tempat persemunyian, anak kecil itu berlari sambil menangis menuju sang appa.
"hikss..appa bangun..hikss..ciwon takut" tangis anak kecil itu akan choi siwon
Akhh.."terdengar jeritan kesakitan dari bibir sang appa
"si..siwon" ucap seunghyun terbata
"hikss..ne appa" jawab siwon
"mi..mian..karna appa ti..tidak bisa menjaga siwon sampai besar"
"hikss..appa harus kuat, ciwon takut appa..hikss"
"siwon gak boloh takut, anak appa kan hebat"
"hikss..appa harus sembuh, nanti ciwon akan cari pembunuh appa dan ciwon akan bunuh dia hiks.."
"siwon harus jadi anak yang baik, siwon gak boleh balas dendam, appa tidak pernah mengajarkan hal itu kepada siwon..uhuuk"
"appa..jeball..appa harus kuat"
"appa sudah tidak kuat lagi, appa akan selalu menyayangimu siwon, jaga dirimu baik-baik, saranghae choi siwon" ucap seunghyun sambil menutup kedua matanya untuk yang terakhir kalinya.
"hikss..ANDWAEEE..APPA BANGUN..APPA..."teriak siwon sambil menggoyang-goyangkan tubuh appanya. Setelah beberapa siwon menangis akhirnya siwon pingsan karna kelelahan menangis.
Terlihat seorang yang sedang berlari memasuki rumah keluarga choi sambil tergesa-gesa
"sial, aku terlambat" desis orang itu ketika melihat seisi rumah keluarga choi
"hyung, mianhae aku tak dapat menolongmu" ucapnya sambil berjalan kearah jasad choi seunghyun
Orang itu aka Lee Young Woon aka kangin, dia adalah pengacara kepercayaan keluarga choi, kangin berjalan kearah siwon dan mengecek kondisinya, dia cukup bernafas legah, karna anak itu tidak kenapa-kenapa,.
"siwon, mulai sekarang paman akan merawatmu, paman janji tidak akan ada yang berani menyakitimu" ucap kangin sambil mengendok siwon kecil, kangin pun menghubungi pihak kepolisian. setelah beberapa menit akhirnya pihak kepolisian datang dan kangin pun pergi dari rumah keluarga choi.
*14 Tahun kemudian*
"Yakk..choi siwon sampai kapan kau mau bermalas-malas begini ahh? cepat kau bangun" teriak pemuda yang mirip ikan aka donghae
"hmm..sebentar lagi hyung" ucap malas siwon
"aisshh..anak ini, cepat kau bangun, nanti kita terlambat pergi kuliah"
"ne..ne..aku bangun, kau cerewet sekali hyung"
"makanya cepat kau mandi, nati hyung akan membereskan kamarmu"
"ne, gomawo hyung"
setelah siwon masuk kedalam kamar mandi, donghae melihat pitu kamar mandi yang telah ditutup itu
"sampai kapan kau seperti ini terus choi siwon"gumam donghae
Setelah beberapa menit akhirnya siwon keluar dari kamar mandi.
"hyung kau sudah membereskan kamarku?
"sudah, cepat kau pake baju" perintah donghae
"ne" siwon mengambil baju yang akan dipakainya didalam lemari dan memasuki kamar mandi lagi
[SKIP]
"hyung?"
"wae?"
"kau sudah mencari tahu apa yang aku pinta?
"hahh..belum, informasi tentang keluarga Cho sangat dirahasiakan, dia pandai menutup rapat-rapat tentang keluarganya"
"jangan menyebut namanya, kau harus segera mendapatkan informasinya hyung" ujar siwon sambil keluar kamarnya
"mian siwon, sebenarnya aku sudah mendapatkannya, tapi aku takut kau akan nekat"gumam donghae dalam hati
"Pagi apaa, pagi umma" sapa siwon
"pagi" jawab keduanya
"dimana donghae siwon? tanya kangin
"diatas"jawab siwon seadanya
Tuan dan nyonya Lee saling pandang dan melihat sikap siwon, mereka cukup prihatin atas sikap siwon yang semakin hari semakin berubah, tapi mereka tidak mempermasalahkan hal itu, karna mereka tau apa yang membuatnya semakin berubah.
"dasar, anak itu malas sekali" ucap nyonya Lee
"Yakk.. umma siapa yang malas, eoh? teriak donghae dari tangga
"Lee donghae jangan teriak pagi-pagi" ucap kangin
"ne, appa"
"sudah cepat makan, nati kalian terlambat"
"baik umma" jawab siwon dan donghae
Setelah siwon dan donghae menhabiskan sarapannya mereka langsung pamit pergi ke kampus
@Kantin Kampus
"Pagi" sapa donghae dan siwon kepada teman-temannya
"Pagi"jawab mereka serempak
"sedang apa kalian? tanya donghae
"kami sedang tidur lee donghae" jawab namja paling tinggi aka changmin
"ck..dasar tiang listrik, apa kau tida bisa menjawab dengan benar?
"aishh..udah tau ini dikantin lee donghae, ya pasti kami mau makan dasar ikan mokpo"
"yakk..dasar kau tiang listrik berjalan"
"itu lebih baik, dari pada kau ikan mokpo hidup"
"yakk..kau tidak sopan shim changmin"
"tidak sopan dari mananya ikan?
"panggil aku hyung, aku ini lebih tua darimu"
"oh, jadi kau sudah sadar kalau kau sudah tua ikan?
"ck.. tapi aku tetap lebih tampan dari padamu"
"Mwo? oh kau lupa ya kalau aku disini yang paling tampan?
"cih, pede sekali kau tiang listrik, kata siapa kalau kau tampan ah?
"banyak yang bilang kalau aku tampan, dan mereka mengakui kalau aku memang tampan"
"kalian berdua bisa diam tidak sih? tanya kibum
"bisa changi, tapi si ikan itu duluan yang mulai"
"Mwo? aku? bukan kah kau duluan tiang listrik berjalan?
"kamu duluan yang mulai ikan jelek"
"dasar tiang listrik berjalan yang rakus, kau duluan tau"
'aisshh.. bisakah kalian diam, gak dimana-mana kalian pasti ribut" ucap eunhyuk
"Tapi.."
"Kalian mau diam atau aku yang mebuat kalian diam ah? ucap namja yang sedari tadi diam akan siwon memotong ucapan donghae.
"ne siwon/hyung"ucap donghae dan changmin
"bagus" ucap siwon
"sekarang, ada yang ingin aku tanyakan kepada kalian"sambung siwon
"apa hyung? tanya balik changmin
"min, kau sudah dapat info dari keluarga cho? tanya siwon lagi
"hm...yang aku dapat mereka masih di china, dan dengar-dengar anaknya akan datang kekorea, tapi aku belum tau kapan dia akan balik ke korea" jawab changmin
"ok, kau sudah tau wajah anaknya seperti apa?
"sayangnya aku hanya dapat foto belakangnya dan foto dari samping, tapi anaknya memakai masker, dan wajahnya tertutup" jawab changmin sambil mengambil foto dari dalam tasnya dan menyerahkannya kepada siwon.
"sial, ini anak apa tidak bisa dijaga mulutnya"batin donghae
"ok, gomawo"
"ne, hyung, kalau aku dapat info lagi aku akan memberi tahu kepadamu" ucap changmin
"aneh, bukankah si ikan itu tau, kenapa dia tidak kasih tau ke siwon hyung, nati akan aku tanyakan ini kepadanya"batin changmin
"siwon"panggil kibum
"hmm.."
"hmm..sampai kapan kau akan seperti ini? tanya kibum
"sampai aku behasil menemukannya dan balas dendam kepadanya" ucap siwon datar
"tapi, bukankah appamu tidak menyuruhmu untuk balas dendam? lagian balas dendam tidak akan mengembalikan kedua orang tuamu siwon, yang ada mereka akan kecewa tehadapmu disana"saran kibum
"bagaimana pun caranya, aku akan tetap menjalankan balas dendam ini, aku sudah berjanji kepada diriku untuk membunuh mereka dengan kedua tanganku"
"tapi.." ucapan kibum terpotong oleh siwon
"aku tidak peduli dengan ucapanmu kibum, kalau kau tidak mau membantuku sebaiknya jauhi aku, jangan dekat denganku lagi,Arra?
"ne, aku mengerti siwon"
"sudah, sedikit lagi bell masuk, lebih baik kita masuk ke kelas" ucap eunhyuk
akhirnya kelima namja tersebut meninggalkan kantin dan masuk kedalam kelas mereka (Disini mereka satu kelas)
@Kelas
"hey..kudengar-dengar akan ada murid baru loh" ucap eunhyuk
"aku tidak pedulu" jawab kibum
"aishh..bummie, kau itu dingin sekali eoh"ucap eunhyuk sambil mempoutkan bibirnya.
"yakk..eunhyuk yang boleh memanggilnya bummie hanya aku" marah changmin
"wah..ada yang cemburu"goda eunhyuk
"tentu saja marah, aku kan namjachingunya masa aku gak boleh marah kalau kau manggil demgan nama itu" bela changmin
"sudah-sudah kalian seperti anak kecil, eunhyuk sudah hadap depan, sebentar lagi Jung seongsaenim akan datang"ujar kibum
"ne, bummie-ah"ucap eunhyuk dengan nada yang dimanja-manjain
"aishh..dasar sama aja seperti namja chingunya"
"diamlah, changmin"
"ne.bummie changi"
Terlihat jung seongsaenim memasuki kelasnya bersama namja yang diyakini sebagai murid baru tersebut.
Good morning"sapa Mr. Jung
"Good morning Mr" jawab mereka
"hari ini kita kedatangan murid baru, sekarang kau silahkan memperkenalkan dirimu"
"ne Mr, Annyeong joneun Cho kyuhyun imnida, saya pindahan dari china salam kenal"
"nah kyuhyun sekarang kau boleh duduk di kursi yang kosong"
"ne Mr."
anak baru itu langsung menuju kursi yang kosong.
"marganya Cho dan pindahan dari china, apa dia anak cho hangeng"batin siwon
kyuhyun merasa sedari tadi dia sedang diperhatikan, dia menengok kanan dan kirinya, dia melihat namja tampan yang sedari tadi menatapnya dengan tatapan yang sangat tajam.
"ada apa dengan namja itu? apa ada yang salah denganku? atau dia hanya fans baruku? wow..belum sehari saja aku kuliah, aku sudah dapat fans"batin kyuhyun narsis.
.
.
.
.
.
TBC..
Hahahaha..aku tau pasti ffku sangat membosankan kan?? :3
Choi Siwon
Lee Donghae
And Other
Summary: Bagaimana nasib seorang anak kecil melihar kedua orang tuanya dibunuh di depan matamu sendiri disaan kau masih berumur 5 tahun? takutkan? dendam kah?
Cash yang ada disini bukanlah milikku, aku hanya meminjam namanya, maaf kalau ada typo karna aku hanyalah author abal yang mencoba berkarya hasilku sendiri, tanpa ada niat untuk memplagiat.
Ini karyaku,apa karyamu??
Terlihat seorang anak berusia 5 tahun sedang meringgkuk ketakutan di dalam lemari, dia menyaksikan bagaimana kedua orang tuanya dibunuh didepan matanya, dia hanya bisa melihat dari sela-sela lemari.
"A..apa maumu Cho hanggeng? tanya tuan choi aka choi seunghyun
"mauku? aku ingin membunuhu, besarta keluargamu"jawab santai hangeng
"ke..keparat kau cho hangeng..uhuukk.."desis choi seunghyun sambil memuntah darah
"hahaha...itu lah aku Choi seunghyun, oh iya, dimana putramu itu?tanya hangeng
"ti..tidak akan pernah aku memberitahukan dimana dia"ucap terbata seunghyun
"baiklah, tenang saja aku tidak akan membunuh anakmu, aku baikkan? aku hanya akan membunuhnya secara perlahan, sepertinya aku sudah tak bisa berlama-lama disini, lagipula istrimu tercinta sudah mati terlebih dahulu, dan sekarang giliran kau menyusul istrimu..." Jeda hangeng
"Selamat tinggal Choi Seunghyun"
DORR...
Terdengar suara tembakan dari rumah pengusaha korea terkenal itu untuk yang keberapa kalinya.
"sekarang kita pergi" ucap datar hangeng
"baik, tapi bagaimana dengan anaknya tuan" tanya salah satu anak buahnya
"itu tidak penting, dia hanya anak kecil, sekarang kita pergi"perintah hangeng sambil keluar dari rumah keluarga choi
"baik tuan"jawab anak buahnya.
Setelah kepergian hangeng dan anak buahnya, terlihat seorang anak kecil keluar dari tempat persemunyian, anak kecil itu berlari sambil menangis menuju sang appa.
"hikss..appa bangun..hikss..ciwon takut" tangis anak kecil itu akan choi siwon
Akhh.."terdengar jeritan kesakitan dari bibir sang appa
"si..siwon" ucap seunghyun terbata
"hikss..ne appa" jawab siwon
"mi..mian..karna appa ti..tidak bisa menjaga siwon sampai besar"
"hikss..appa harus kuat, ciwon takut appa..hikss"
"siwon gak boloh takut, anak appa kan hebat"
"hikss..appa harus sembuh, nanti ciwon akan cari pembunuh appa dan ciwon akan bunuh dia hiks.."
"siwon harus jadi anak yang baik, siwon gak boleh balas dendam, appa tidak pernah mengajarkan hal itu kepada siwon..uhuuk"
"appa..jeball..appa harus kuat"
"appa sudah tidak kuat lagi, appa akan selalu menyayangimu siwon, jaga dirimu baik-baik, saranghae choi siwon" ucap seunghyun sambil menutup kedua matanya untuk yang terakhir kalinya.
"hikss..ANDWAEEE..APPA BANGUN..APPA..."teriak siwon sambil menggoyang-goyangkan tubuh appanya. Setelah beberapa siwon menangis akhirnya siwon pingsan karna kelelahan menangis.
Terlihat seorang yang sedang berlari memasuki rumah keluarga choi sambil tergesa-gesa
"sial, aku terlambat" desis orang itu ketika melihat seisi rumah keluarga choi
"hyung, mianhae aku tak dapat menolongmu" ucapnya sambil berjalan kearah jasad choi seunghyun
Orang itu aka Lee Young Woon aka kangin, dia adalah pengacara kepercayaan keluarga choi, kangin berjalan kearah siwon dan mengecek kondisinya, dia cukup bernafas legah, karna anak itu tidak kenapa-kenapa,.
"siwon, mulai sekarang paman akan merawatmu, paman janji tidak akan ada yang berani menyakitimu" ucap kangin sambil mengendok siwon kecil, kangin pun menghubungi pihak kepolisian. setelah beberapa menit akhirnya pihak kepolisian datang dan kangin pun pergi dari rumah keluarga choi.
*14 Tahun kemudian*
"Yakk..choi siwon sampai kapan kau mau bermalas-malas begini ahh? cepat kau bangun" teriak pemuda yang mirip ikan aka donghae
"hmm..sebentar lagi hyung" ucap malas siwon
"aisshh..anak ini, cepat kau bangun, nanti kita terlambat pergi kuliah"
"ne..ne..aku bangun, kau cerewet sekali hyung"
"makanya cepat kau mandi, nati hyung akan membereskan kamarmu"
"ne, gomawo hyung"
setelah siwon masuk kedalam kamar mandi, donghae melihat pitu kamar mandi yang telah ditutup itu
"sampai kapan kau seperti ini terus choi siwon"gumam donghae
Setelah beberapa menit akhirnya siwon keluar dari kamar mandi.
"hyung kau sudah membereskan kamarku?
"sudah, cepat kau pake baju" perintah donghae
"ne" siwon mengambil baju yang akan dipakainya didalam lemari dan memasuki kamar mandi lagi
[SKIP]
"hyung?"
"wae?"
"kau sudah mencari tahu apa yang aku pinta?
"hahh..belum, informasi tentang keluarga Cho sangat dirahasiakan, dia pandai menutup rapat-rapat tentang keluarganya"
"jangan menyebut namanya, kau harus segera mendapatkan informasinya hyung" ujar siwon sambil keluar kamarnya
"mian siwon, sebenarnya aku sudah mendapatkannya, tapi aku takut kau akan nekat"gumam donghae dalam hati
"Pagi apaa, pagi umma" sapa siwon
"pagi" jawab keduanya
"dimana donghae siwon? tanya kangin
"diatas"jawab siwon seadanya
Tuan dan nyonya Lee saling pandang dan melihat sikap siwon, mereka cukup prihatin atas sikap siwon yang semakin hari semakin berubah, tapi mereka tidak mempermasalahkan hal itu, karna mereka tau apa yang membuatnya semakin berubah.
"dasar, anak itu malas sekali" ucap nyonya Lee
"Yakk.. umma siapa yang malas, eoh? teriak donghae dari tangga
"Lee donghae jangan teriak pagi-pagi" ucap kangin
"ne, appa"
"sudah cepat makan, nati kalian terlambat"
"baik umma" jawab siwon dan donghae
Setelah siwon dan donghae menhabiskan sarapannya mereka langsung pamit pergi ke kampus
@Kantin Kampus
"Pagi" sapa donghae dan siwon kepada teman-temannya
"Pagi"jawab mereka serempak
"sedang apa kalian? tanya donghae
"kami sedang tidur lee donghae" jawab namja paling tinggi aka changmin
"ck..dasar tiang listrik, apa kau tida bisa menjawab dengan benar?
"aishh..udah tau ini dikantin lee donghae, ya pasti kami mau makan dasar ikan mokpo"
"yakk..dasar kau tiang listrik berjalan"
"itu lebih baik, dari pada kau ikan mokpo hidup"
"yakk..kau tidak sopan shim changmin"
"tidak sopan dari mananya ikan?
"panggil aku hyung, aku ini lebih tua darimu"
"oh, jadi kau sudah sadar kalau kau sudah tua ikan?
"ck.. tapi aku tetap lebih tampan dari padamu"
"Mwo? oh kau lupa ya kalau aku disini yang paling tampan?
"cih, pede sekali kau tiang listrik, kata siapa kalau kau tampan ah?
"banyak yang bilang kalau aku tampan, dan mereka mengakui kalau aku memang tampan"
"kalian berdua bisa diam tidak sih? tanya kibum
"bisa changi, tapi si ikan itu duluan yang mulai"
"Mwo? aku? bukan kah kau duluan tiang listrik berjalan?
"kamu duluan yang mulai ikan jelek"
"dasar tiang listrik berjalan yang rakus, kau duluan tau"
'aisshh.. bisakah kalian diam, gak dimana-mana kalian pasti ribut" ucap eunhyuk
"Tapi.."
"Kalian mau diam atau aku yang mebuat kalian diam ah? ucap namja yang sedari tadi diam akan siwon memotong ucapan donghae.
"ne siwon/hyung"ucap donghae dan changmin
"bagus" ucap siwon
"sekarang, ada yang ingin aku tanyakan kepada kalian"sambung siwon
"apa hyung? tanya balik changmin
"min, kau sudah dapat info dari keluarga cho? tanya siwon lagi
"hm...yang aku dapat mereka masih di china, dan dengar-dengar anaknya akan datang kekorea, tapi aku belum tau kapan dia akan balik ke korea" jawab changmin
"ok, kau sudah tau wajah anaknya seperti apa?
"sayangnya aku hanya dapat foto belakangnya dan foto dari samping, tapi anaknya memakai masker, dan wajahnya tertutup" jawab changmin sambil mengambil foto dari dalam tasnya dan menyerahkannya kepada siwon.
"sial, ini anak apa tidak bisa dijaga mulutnya"batin donghae
"ok, gomawo"
"ne, hyung, kalau aku dapat info lagi aku akan memberi tahu kepadamu" ucap changmin
"aneh, bukankah si ikan itu tau, kenapa dia tidak kasih tau ke siwon hyung, nati akan aku tanyakan ini kepadanya"batin changmin
"siwon"panggil kibum
"hmm.."
"hmm..sampai kapan kau akan seperti ini? tanya kibum
"sampai aku behasil menemukannya dan balas dendam kepadanya" ucap siwon datar
"tapi, bukankah appamu tidak menyuruhmu untuk balas dendam? lagian balas dendam tidak akan mengembalikan kedua orang tuamu siwon, yang ada mereka akan kecewa tehadapmu disana"saran kibum
"bagaimana pun caranya, aku akan tetap menjalankan balas dendam ini, aku sudah berjanji kepada diriku untuk membunuh mereka dengan kedua tanganku"
"tapi.." ucapan kibum terpotong oleh siwon
"aku tidak peduli dengan ucapanmu kibum, kalau kau tidak mau membantuku sebaiknya jauhi aku, jangan dekat denganku lagi,Arra?
"ne, aku mengerti siwon"
"sudah, sedikit lagi bell masuk, lebih baik kita masuk ke kelas" ucap eunhyuk
akhirnya kelima namja tersebut meninggalkan kantin dan masuk kedalam kelas mereka (Disini mereka satu kelas)
@Kelas
"hey..kudengar-dengar akan ada murid baru loh" ucap eunhyuk
"aku tidak pedulu" jawab kibum
"aishh..bummie, kau itu dingin sekali eoh"ucap eunhyuk sambil mempoutkan bibirnya.
"yakk..eunhyuk yang boleh memanggilnya bummie hanya aku" marah changmin
"wah..ada yang cemburu"goda eunhyuk
"tentu saja marah, aku kan namjachingunya masa aku gak boleh marah kalau kau manggil demgan nama itu" bela changmin
"sudah-sudah kalian seperti anak kecil, eunhyuk sudah hadap depan, sebentar lagi Jung seongsaenim akan datang"ujar kibum
"ne, bummie-ah"ucap eunhyuk dengan nada yang dimanja-manjain
"aishh..dasar sama aja seperti namja chingunya"
"diamlah, changmin"
"ne.bummie changi"
Terlihat jung seongsaenim memasuki kelasnya bersama namja yang diyakini sebagai murid baru tersebut.
Good morning"sapa Mr. Jung
"Good morning Mr" jawab mereka
"hari ini kita kedatangan murid baru, sekarang kau silahkan memperkenalkan dirimu"
"ne Mr, Annyeong joneun Cho kyuhyun imnida, saya pindahan dari china salam kenal"
"nah kyuhyun sekarang kau boleh duduk di kursi yang kosong"
"ne Mr."
anak baru itu langsung menuju kursi yang kosong.
"marganya Cho dan pindahan dari china, apa dia anak cho hangeng"batin siwon
kyuhyun merasa sedari tadi dia sedang diperhatikan, dia menengok kanan dan kirinya, dia melihat namja tampan yang sedari tadi menatapnya dengan tatapan yang sangat tajam.
"ada apa dengan namja itu? apa ada yang salah denganku? atau dia hanya fans baruku? wow..belum sehari saja aku kuliah, aku sudah dapat fans"batin kyuhyun narsis.
.
.
.
.
.
TBC..
Hahahaha..aku tau pasti ffku sangat membosankan kan?? :3
Langganan:
Postingan (Atom)